Program Ketahanan Pangan Desa Pangkalan 2024 Tunjukkan Hasil Positif dan Dorong Pertanian Berkelanjutan
Pangkalan, 28 Mei 2025 — Program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Pemerintah Desa Pangkalan sepanjang tahun 2024 menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Dua kelompok ternak di RW 01 dan RW 02 berhasil mengembangkan populasi ternaknya secara signifikan dan berkelanjutan.
Dari laporan yang diterima, kelompok ternak RW 01 memulai program dengan 10 ekor indukan dan berhasil menambah 16 ekor anak, sehingga total jumlah ternak saat ini mencapai 26 ekor.
Kelompok ternak RW 02 juga mencatatkan perkembangan yang baik. Dari 10 ekor indukan, telah berkembang menjadi 24 ekor setelah melahirkan 14 ekor anak.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah desa memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat. Pertumbuhan populasi ternak juga didukung oleh sistem pengelolaan kelompok yang tertib dan kolaboratif.
Menariknya, perkembangan ini juga sejalan dengan tumbuhnya semangat petani milenial di Desa Pangkalan, yang memanfaatkan potensi hasil ternak secara maksimal. Salah satunya adalah pemanfaatan pupuk kandang (kohe) dari limbah ternak sebagai pupuk organik untuk sektor pertanian.
“Dengan adanya pupuk kohe, para petani—terutama petani milenial—bisa langsung menggunakannya untuk meningkatkan kesuburan tanah dan hasil pertanian. Ini menciptakan siklus pertanian dan peternakan yang saling mendukung,” ujar salah satu petani muda dari Dusun 02.
Pemerintah desa berharap integrasi antara sektor peternakan dan pertanian ini dapat terus dikembangkan. Selain mendukung ketahanan pangan, sinergi ini juga menjadi model pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal yang bisa dicontoh oleh desa-desa lain.




.jpeg)